tugas akhir ” cake pisang ”

Posted: April 15, 2011 in Uncategorized

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
I. Pengenalan Bahan
a. Pisang
Pisang merupakan buah yang sangat mudah ditemukan, pisang juga mempunyai banyak sekali mangaat bagi tubuh. Nilai energi pisang sekitar 136 kalori untuk setiap 100 gram. Kadar pisang mencapai 2 mg per 100 gram dan seng 0,8 mg. Kanfungan vitamin pisang sangat tinggi, terutama pro vitamin A, yaitu betakaroten sebesar 45mg / 100 gram berat kering, pisang juga mengandung vitamin B yaitu tiamin, fiboflavin, niasin, dan vitamin B6 ( piridoxin ) pisang juga kaya akan mineral yaitu kalium, magnesium, fosfe, besi dan kalsium.
b. Tepung Terigu
Terigu yang digunakan adalah terigu harf wheat ( protein tinggi ) seperti halnya tepung cakra. Pembuatannya menggunakan terigu karena terigu mengandung protein tertinggi yang didalamnya terfapat glutenin dan gleadin yang dapat membuat adonan menjadi mengembang.
Dimana tepung yang digunakan adalah hard wheat,
karena mengandung :
• Albumin dan globulin yang larut dalam air
• Glutenin dan gleadin yang jika ditambahkan air maka akan menjadi ( gluaten) elastisitas.
c. Gula Pasir
Pada pembuatan Banana Cake gula berfungsi untuk melembutkan atau mengembangkan susunan sel cake. Dan juga sebagai penambah cita rasa.
d. Susu
Sama halnya dengan gula, susu juga sebagai penambah cita rasa, selain itu untuk menambah kandungan gizi.
e. Telur
Pada pembuatan Banana Cake, telur sebagai bahan pencair karena adonan tigak menggunakan air. Selain itu sebagai bahan pengembang dan juga untuk menambah nilai gizi.
f. Margarin / mentega, baking powder dan TBM
Hampir setiap adonan tepung terigu pasti ditambahkan dengan mentega, dimana mentega berfungsi untuk mencairkan, dan membentuk adonan. Sedangkan baking powder sebagai bahan pengembang. TBM merupakan emulsifier yang berfungsi sebagai pengemulsi.

II. Pengenalan Produk
Bolu pisang atau Banana Cake merupakan sebuah produk cake yang dikombinasikan dengan pisang sehingga diperoleh rsa yang bervariasi. Produk ini memiliki tekstur yang empuk dan rsa yang manis ditambah aroma khas pisang.

B. Tujuan
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam usaha ini adalah :
1. Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yabf diperoleh selama pendidikan
2. Mampu menerapkan jiwa kewirausahaan
3. Menganekaragamkan produk yang ada dipasaran
4. Mengembangkan produk baru

C. Landasan
Kebijaksanaan pemerintah yang melandasi pelaksanaan tugas akhir adalah :
1. Berdasarkan surat edaran direktur DIKDASMEN No. 6481/C/MM/2002, tanggal 11 Desember 2002, tentang rambu-rambu penyelenggaraan Project Work (tugas akhir) pada SMK bidang keahlian pertanian.
2. Surat kepala sekolah No. 421.7/647/2007 tentang pembimbingan dan penilaian tugas akhir.

D. Keunggulan dan fungsi produk
Produk banana cake ini memiliki keunggulan yaitu teksturnya yang empuk dan rasa yang manis dan aromanya yang khas pisang sehingga tidak memberikan kejenuhan saat dikonsumsi. Produk ini sangat cocok untuk disajikan saat sarapan keluarga / teman diiringi minum teh.

I. PELAKSANAAN
A. Waktu dan tempat pelaksanaan
a. Waktu Pelaksanaan
b. Tempat Pelaksanaan
Pelaksanaan project work di lingkungan laboraturium PHP III dan IV SMK N 1 Temanggung.
B. Target yang ingin dicapai
Target yang ingin dicapai yaitu memproduksi 6 kg terigu untuk satu hari produksi.
C. Teknik Pengolahan
1. Bahan
Persyaratan bahan baku dan bahan bantu
No. Nama Bahan ,Spesifikasi, Satuan Jumlah
1. Terigu Putih, halus, kering, bersih atau bebas dari kontaminan 6 kg
2. Baking powder Kering, halus, bebas dari kontaminan 0,12 kg
3. Susu bubuk Kering, halus, bebas dari kontaminan 0,6 kg
4. Gula halus Bersih, bebas dari kontaminan, manis 6 kg
5. Margarin Padat, belum tengik, bebas dari kontaminan 6 kg
6. Telur Baik, masih utuh 5 kg
7. TBM Kering, halus, tidak terdapat kotoran
8. Pisang ambon Segar, tua optimum, tidak terdapat kotoran 40 buah

2. Fasilitas / Peralatan
Persyaratan peralatan
No. Nama alat, Spesifikasi, Satuan jumlah
1. Pisau Tajam, bersih, tidak berkarat, stainless steel 2 pcs
2. Cetakan bolu Bersih, normal, tidak berkarat, stainless steel 4 pcs
3. Panci tidak berkarat, stainless steel, bersih, tidak bocor 4 pcs
4. Ayakan Bersih, bebas dari kotoran, normal 2 pcs
5. Timbangan Normal, bersih 1 pcs
6. Mixer Normal, bersih, berfungsi dengan baik 1 pcs
7. Kompor Bahan bakar dari gas 1 pcs
8. Oven Baik, bersih, berfungsi dengan normal 1 pcs
9. Spatula Baik, bersih 2 pcs
10. Blander Normal, bersih, berfungsi dengan baik 1 pcs

3. SOP ( Standar Operasional Prosedur )
No. Tahapan Hasil
1. Mengoleskan margarin dibagian dalam cetakan dan menaburi tepung terigu diatasnya Olesan margarin dan taruran terigu merata
2. Mencampurkan terigu, susu bubuk cream, dan baking powder Campuran merata
3. Mengocok telur dan gula Sampai putih
4. Penambahan TBM dan dikocok kembali Sampai mengembang
5. Menghaluskan pisang Pisang halus
6. Mencampurkan pisang yang sugah dihaluskan dengan adonan Tercampur rata
7. Memasukan margarin cair Tercampur merata
8. Menuangkan adonan kedalam cetakan Tidak tercecer
9. Panggang dengan menggunakan oven Matang, tidak gosong

D. Spesifikasi Produk
1. Sifat dan jenis produk
• Tekstur : Empuk
• Rasa : Manis, Gurih
• Kenampakan : Menarik
• Aroma : Khas pisang
2. Bentuk Produk
Bentuk dari produk banana cake adalah berbentuk seperti kue basah.

E. Pengendalian Mutu
1. Raw Material
Pengendalian dan pengawasan mutu raw material banana cake dilakukan terhadap pisang dan tepung terigu. Untuk pisang yang digunakan harus pisang ambon yang masak optimum, tidak ada cacat dan kelainan. Sedangkan untuk tepung terigu yang digunakan yaitu tepung yang berprotein tinggi ( hard wheat ) misalnya tepung cakra. Pembuatannya menggunakan terigukarena terigu mengandung protein tertinggi yang didalamnya terdapat glutenin dan gleadin yang dapat membuat pengolahan menjadi mengembang atau berbentuk gluden.
2. Processing
Pengendalian dan pengawasan mutu selama proses meliputi :
a. Mixing I
Campurkan terigu, susu bubuk cream dam baking powder hingga tercampur rata.
b. Mixing II
Kocok telur dan gula sampai putih dengan mixer. Kemudian tambahkan TBM, kocok sampai mengembang dan tambahkan pisang yang sudah dihaluskan. Pencampuran bahan-bahan ini harus merata.
c. Mixing III
Campukan adonan Mixing I dengan adonan mixing II sampai tercampur rata.
d. Pengovenan
Pengovenan dilakukan dengan api sedang suhu 85° C selama 20 menit, panggang sampai matang ( permukaan berwarna coklat kekuningan ).
3. Finish good
Pengendalian dan pengawasan mutu terhadap hasil akhir yaitu Banana Cake yang dihasilkan berwarna kuning kecoklatan, tidak gosong dan mengembang. Untuk pengemasannya, produk dikemas dakam plastik atau mika.

F. Penanganaan limbah
1. Limbah Padat
a. Cangkang telur
Penanganaan limbah : dibuang dalam TPA organik
b. Plastik sisa bungkus bahan
Penanganaan limbah : dibuang dalam TPA anorganik

2. Limbah cair
a. Sisa cucian bahan
Penanganaan limbah : dibuang lewat saluran dan ditampung dalam tampungan tertutup.
b. Sisa cucian alat
Penanganaan limbah : dibuang lewat saluran dan ditampung dalam tampungan tertutup.

G. Pemasaran
1. Pangsa pasar
Produk Banana Cake diproduksi dan dipasarkan didaerah Temanggung dan sekitarnya.
2. Strategi pemasaran
Produk dipasarkan dengan cara disetorkan atau dititipkan ketoko-toko.
3. Jaminan pasar
Produk ini dapat di konsumsi mulai dari anak-anak sampai orang dewasa dan olek semua golongan masyarakat, karena harganya yang terjangkau.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s